Bayar Rp 490 Juta, Perselisihan PT SP dan 6 Pelaut Anggota PPI Selesai di Kemnaker

Jakarta, PPI News – ADVOKASI KASUS ===> Bertempat di Ruang Rapat Direktorat Pencegahan dan Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial Ditjen PHI & JSK Kementerian Ketenagakerjaan telah disepakati secara musyawarah melalui jalur sidang mediasi (tripartit) perselisihan pemutusan hubungan kerja antara PT. Sudjaca Palembang (SP) dengan enam pelaut anggota Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI), Selasa (03/03/2020).


“Alhamdulillah… sidang mediasi tadi berjalan lancar. Pihak perusahaan mau membayar hak Uang Pesangon, Uang Penghargaan Masa Kerja, dan Uang Penggantian Hak plus gaji 1 bulan kepada 6 orang anggota kita dengan total sebesar Rp. 491.302.800. Hak tersebut akan dibayarkan pada tanggal 06 Maret 2020,” ujar Ketua Advokasi, Hukum, dan HAM PPI, Imam Syafi’i.


Lanjut, kata Imam, penyelesaian tersebut disepakati oleh para pihak dan dituangkan dalam Perjanjian Bersama (PB) yang ditandatangani oleh para pihak, diantaranya pihak perusahaan diwakili oleh Direktur Marketing dan Operation, Nico Tanzil dan pihak pelaut diwakili oleh Ketua Adkumham PPI, Imam Syafi’i serta diketahui dan disahkan oleh Mediator Hubungan Industrial Kemnaker RI, Mujahidah Fauzi Islami, S.H dan Mutia Amsuri Nasution, S.sos.


“Dengan telah ditandatanganinya PB ini maka para pihak telah melaksanakan perdamaian dan sepakat untuk tidak akan menuntut dalam bentuk apapun baik gugatan perdata maupun pidana dikemudian hari,” tegas Imam mengutip bunyi PB.


Berikut merupakan perjalanan kasusnya: https://ppi.or.id/phk-usia-pensiun-pt-sudjaca-diminta-bayar-hak-up-upmk-dan-uph-kepada-enam-pelaut/

Admin PPI News