Dua anggotanya dipecat, PPI akan gugat PT ASJ di PHI PN Jakpus

Jakarta, PPI News – Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Pergerakan Pelaut Indonesia (DPP SP. PPI) dipastikan akan melanjutkan penyelesaian perselisihan hubungan industrial yang menimpa dua pelaut anggotanya di tingkat Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


Sebagaimana prosedur, dalam UU No. 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI) jo. Pasal 36 Permenhub No. 84 Tahun 2013 jo. Permenakertrans No. 31 Tahun 2008 jo. Permenakertrans No. 17 Tahun 2014, jika upaya penyelesaian perselisihan telah melalui tahap perundingan bipartit dan tripartit tetapi gagal, maka perselisihan dapat dilanjutkan di Pengadilan Hubungan Industrial setempat.


PPI selaku pihak kuasa dari dua orang pelaut anggotanya telah secara maksimal melakukan upaya penyelesaian perselisihan dengan pihak perusahaan PT. Amas Samudra Jaya (ASJ), baik di tingkat bipartit maupun di tingkat tripartit, tetapi masing-masing pihak tetap berpegang dengan argumentasinya, sehingga kemudian Mediator Hubungan Industrial pada Kantor Sudinnakertrans Jakarta Utara mengeluarkan surat Anjuran. 


Terhadap surat Anjuran yang tidak mendapat respon dari perusahaan, maka PPI akan lanjutkan perselisihan di PHI pada PN Jakpus guna menyelesaikan perselisihan dan menuntut keadilan terhadap anggotanya yang di PHK sebelum jangka waktu perjanjian kerja berakhir.

Gugatan akan didaftarkan di kepaniteraan secara terpisah, dua gugatan. Mengingat, kronologis dan tempat kejadian (kapal) berbeda-beda di luar negeri. Gugatan pertama rencananya akan didaftarkan pada hari Senin, 10 Februari 2020 dan gugatan kedua menyusul minggu depannya. 


Admin PPI News