Temui Gubernur Bangka Belitung, DPD PPI Babel Sampaikan Permasalahan Pelaut

Bangka Belitung, PPI News – Dewan Pimpinan Daerah Pergerakan Pelaut Indonesia Provinsi Bangka Belitung (PPI BABEL) meminta Pemerintah Provinsi Bangka Belitung untuk lebih memperhatikan kondisi kerja pelaut di Bangka Belitung demi terciptanya iklim ketenagakerjaan pelaut di Bangka Belitung pada khususnya dan pelaut Indonesia pada umumya yang kondusif.

 

Dalam forum diskusi santai dengan Gubernur Bangka Belitung, DR. Erzaldi Roesman Djohan di kantor dinasnya, Ketua DPD PPI Babel, Anugerah M. Ludji menyampaikan beberapa garis besar permasalahan pelaut yang terjadi di Bangka Belitung meliputi soal pengawasan terhadap kegiatan kapal-kapal isap pasir yang mempekerjakan pelaut warga negara asing mengenai tugas dan tanggungjawabnya di kapal, sertifikat kompetensinya, hingga soal kewenangan pelaut asing di kapal yang memonopoli kewenangan nakhoda sebagai pimpinan tertinggi di kapal.

 

Ludji kepada Gubernur juga menyampaikan bahwa Pemprov Babel agar bisa melaksanakan pelatihan penambangan dalam pengoperasian kapal isap produksi kepada Pelaut dan Awak Kapal yang berkompetensi atau menyiapkan SDM para Pelaut.

 

“Pembahasan Permasalahan Pengoperasian yang harus sesuai dengan standarisasi Ijasah serta Sertifikat para Pelaut dan Awak Kapal juga kami diskusikan,” ujar Ludji.

 

Selain itu, PPI Babel juga membahas tentang SMK Pelayaran dan Perikanan yang ada di Provinsi Babel, yang mana belum bisa mengikuti Ujian Profesi / Ujian Negara.

 

“Alhamdulillah Pak Gubernur menyambut baik kedatangan kami dan menerima saran-saran yang kami sampaikan. Bahkan, Beliau pun siap mengawal dan meninjau langsung ke SMK Pelayaran dan Perikanan dan meminta agar sebelum tanggal 31 Desember 2018 ini data-data yang dibutuhkan sudah bisa disiapkan agar bisa bergerak bersama,” pungkasnya.

Penulis : Pengurus DPD PPI BABEL

Editor : Admin PPI News